Page 3
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 24 jam.... Kami sekeluarga tiba di Sulawesi Tengah.... Tepatnya di Sumber Sari.... saya lupa kecamatan apa... Mungkin Kecamatan Parigi... ataukah itu nama Kabupatennya.... Ndag tau dEch..... yang jelas di sana kami tinggal di rumah salah satu Family yang dulu melamar sepupu saya dan melakukan acara pernikahan di rumah saya....
Di samping rumah Family saya itu, ada pasar malam.... saya bersama adaik saya sering ke sana setiap malam minggu.... Akan tetapi, kami mengalami kendala.... komunikasi dengan orang-orang sekitar tidak begitu lancar.... saya dengan adik saya belum begitu lancar menggunakan bahasa Indonesia... jadinya kami campur adu aja dengan bahasa Bugis.... hehehehe.....
Adik saya Adi, pernah ditertawai oleh orang yang ada di daerah itu... pernah suatu hari kami pergi mandi di sungai dekat rumah Family saya itu.... pada saat saya mandi, saya meletakkan baju saya di atas batu di pinggir sungai... entah kenapa baju saya hanyut terbawa arus sungai.... adik saya spontan berteriak..... "Kak.... Baju kamu malir tuchhhhh...." (Mali adalah bahasa Bugis yang artinya Hanyut) dengan sedikit gengsi pada orang-orang yang pada saat itu mandi dan melakukan kegiatan seperti biasanya di sungai itu... dia mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Bugis... mungkin dia tidak tau bahasa Indonesianya baju yang terbawa arus itu apa.... Secara bersamaan... orang yang mengerti bahasa bugis dan orang bugis yang berada di sungai itu tertawa dan mengejek Adik saya...
Perlu waktu lama agar saya terbiasa menggunakan bahasa Indonesia.... Mungkin sekitar dua minggu saya baru bisa sedikit lancar menggunakan bahasa Indonesia....
Pada saat saya sudah sedikit lancar untuk menggunakan bahasa Indonesia itulah saya di daftarka oleh sepupu saya yang baru-baru menikah untuk bersekolah di sekolah yang letaknya berada di depan rumah....
Hari pertama sekolah.... Aku merasa tidak begitu nyaman....
Apalagi saya dilarang untuk jajan sembarangan....
kata sepupu saya sich... di daerah itu banyak orang yang menjual daging babi di kantin sekolah.... karena di daerah itu banyak orang yang beragasma Kristen....
Yach.... terpaksa dEch nggak jajan di sekolah....
Di samping rumah Family saya itu, ada pasar malam.... saya bersama adaik saya sering ke sana setiap malam minggu.... Akan tetapi, kami mengalami kendala.... komunikasi dengan orang-orang sekitar tidak begitu lancar.... saya dengan adik saya belum begitu lancar menggunakan bahasa Indonesia... jadinya kami campur adu aja dengan bahasa Bugis.... hehehehe.....
Adik saya Adi, pernah ditertawai oleh orang yang ada di daerah itu... pernah suatu hari kami pergi mandi di sungai dekat rumah Family saya itu.... pada saat saya mandi, saya meletakkan baju saya di atas batu di pinggir sungai... entah kenapa baju saya hanyut terbawa arus sungai.... adik saya spontan berteriak..... "Kak.... Baju kamu malir tuchhhhh...." (Mali adalah bahasa Bugis yang artinya Hanyut) dengan sedikit gengsi pada orang-orang yang pada saat itu mandi dan melakukan kegiatan seperti biasanya di sungai itu... dia mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Bugis... mungkin dia tidak tau bahasa Indonesianya baju yang terbawa arus itu apa.... Secara bersamaan... orang yang mengerti bahasa bugis dan orang bugis yang berada di sungai itu tertawa dan mengejek Adik saya...
Perlu waktu lama agar saya terbiasa menggunakan bahasa Indonesia.... Mungkin sekitar dua minggu saya baru bisa sedikit lancar menggunakan bahasa Indonesia....
Pada saat saya sudah sedikit lancar untuk menggunakan bahasa Indonesia itulah saya di daftarka oleh sepupu saya yang baru-baru menikah untuk bersekolah di sekolah yang letaknya berada di depan rumah....
Hari pertama sekolah.... Aku merasa tidak begitu nyaman....
Apalagi saya dilarang untuk jajan sembarangan....
kata sepupu saya sich... di daerah itu banyak orang yang menjual daging babi di kantin sekolah.... karena di daerah itu banyak orang yang beragasma Kristen....
Yach.... terpaksa dEch nggak jajan di sekolah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar