SEPULUH KEBIASAAN JELEK ORANG
BERPACARAN
Kenapa koq disebut kebiasaan jelek orang berpacaran sih? Emangnya ngak
ada lagi kebiasaan baiknya ya? Ada sih, Cuma yang ini special kita soroti yang
jelek. Mestinya lebih dari 10, namun karena waktu dan keterbatasan saya, maka hanya
10 saja yang saya cantumkan dalam tulisan ini :
1. Asal
Serobot
Melihat teman-teman
semua sudah punya pacar, mulailah seperti cacing kena abu, ngak bisa tenang,
habis belum dapat. Apalagi umur tambah hari tambah tua, lalu mau gimana lagi.
Nah yang cowok sih ngak gitu masalah, yang jadi soal sih yang cewek, kadang
ortu itu kelihatannya .jahat. gitu loh, ia mendesak terus anaknya supaya punya
pacar; tetapi gimana sih belum ada yang naksir, kalau belum cocok sih lain
cerita, artinya sudah banyak yang naksir namun memang belum ada yang dipilih,
masalahnya koq sepi, diam seribu bahasa, di dunia kayaknya ngak ada cowok lagi.
Atau sebaliknya, si orang tua dulu-dulunya yang ikutan suka milih, sehingga
membuat si cowok satu persatu mundur, nah sekarang diajak maju lagi orang sudah
pada malas. Itu sebabnya, sekarang , terserah deh, asal ada yang coba saja gitu
, langsung mau, nah ini tentu namanya asal serobot, kebiasaan yang jelek sih,
namun gimana lagi?
2. Suka
tempat remang-remang
Pacaran sering
diidentikkan dengan remang-remang, katanya aman dan romantis, padahal di tempat
itu banyak nyamuk dan godaan. Tapi orang yang sudah asyik berpacaran, ia bakal
tidak ingat pada gigitan nyamuk, padahal kalau waktu hendak tidur, ada seekor
nyamuk saja, jengkelnya bukan main. Dan herannya tempat remang-remang itu
biasanya sepi dan bagi orang yang pacaran di sanalah tempat yang paling baik,
tidak ada gangguan. Tetapi hati-hati loh ya, manusia sih ngak ganggu, tetapi
ada setannya, tau sendirilah. Yang pasti saking pengin ke tempat sepi, kadang
ada yang milih ke kuburan, nah waktu itu hati-hati deh dengan yang namanya
kunang-kunang, ngak ada apa-apa sih, cuma ya, kadang membuat anda merinding
juga. Contoh konkretnya banyak pasangan pacaran yang meninggal di tepi pantai
Ancol dalam posisi berpacaran. Semua ini karena maunya tempat sepi, menyendiri,
akhirnya.. Bukan nakut-nakuti loh ya?
3. Nempel
seperti Perangko
Kebiasaan jelek orang
pacaran juga adalah mereka selalu bersama, nempel seperti perangko. Beda sekali
dengan waktu belum berpacaran, kali ini seakan-akan untuk menunjukkan
kesetiaannya, maka mereka tidak boleh dipisahkan. Bahkan hanya gara-gara salah
satunya tidak bersedia mengikuti suatu kegiatan, maka secara otomatis
kedua-duanya tidak ikut. Aktifitas dan keaktifan mereka di dalam suatu lembaga
atau juga gereja menjadi berkurang, akibatnya mereka hanya terlihat eksklusif
menyendiri berdua. Sebenarnya tidak baik pacaran model demikian, mestinya
adalah mereka yang berpacaran juga berbaur diri dengan teman-teman lainnya,
tidak menyendiri begitu. Ini sekadar nasihat loh ya, tapi percayalah ngak rugi
deh kalau diikuti.
4. Suka
pegang-pegangan
Sentuhan/pegangan
juga merupakan isyarat cinta, pegang-pegangan sih ngak masalah, misalnya untuk
membantu pasangan kita menyeberang jalan atau tatkala berjalan berduaan,
artinya yang dipegang adalah tangannya. Masalahnya adalah kalau terjadi
gerak-gerik pegang-sana-sini, anda tahulah sendiri apa yang dimaksud. Hal
negatif bakal muncul, karena kesensitifan wilayah tubuh tertentu yang bakal
membawa ransangan terhadap seseorang sehingga ia gagal mempertahankan diri
terhadap kesucian di masa pacarannya.
5. Cemburu
buta
Seseorang itu kalau
masih ada rasa cemburu, membuktikan bahwa ia masih cinta; sebab bila ia tidak
mencintai peduli amat ama orang itu. Namun kalau cemburunya kelewatan itu yang
menjadi malapetaka. Pacaran menjadi beban, tidak ada suka-citanya. Mengapa
dikatakan demikian? Karena kehidupan dan gerak gerik anda dipantau terus dan
dicurigai, ngobrol pada lawan jenis salah, terima telponnya juga salah, diantar
pulang oleh teman juga ngak boleh, apa lagi dilirik oleh lawan jenis. Wah,
tentu sangat menderita pacaran yang cemburu buta begini, belum menikah saja
sudah menderita, apalagi ntar menikah, bakal menderita seumur hidup.
Kesimpulannya, bebaskan diri anda dari penderitaan ini!
6. Sering
pulang malem
Heran sekali, orang
yang sedang pacaran itu tidak kenal waktu. Sewaktu dibangku kuliah ataupun di
dalam situasi kerja, orang merasa bahwa hariharinya sangat sulit dilalui, namun
pada waktu sedang pacaran, waktu yang dilalui tanpa disadarinya. Itu sebabnya
malam minggu , yang dikatakan malam panjangpun itu bakal terasa pendek sekali.
Tidak jarang terjadi kalau mengajak nonton sang pacar, pulangnya pada telat bahkan
hingga tengah malam. Setelah itu baru minta maafi pada orang tua sang pacar.
Lumayan kalau di maafkan, kalau didamprat ,atau dijitakin, tentu mulai timbul
masalah.
7. Suka
bertengkar
Orang juga merasa
heran terhadap mereka yang sedang di mabuk asmara, seperti kita ketahui kadang
tersenyum manis, tetapi kadang juga menangis. Mengapa? Karena biasanya mereka
yang bercinta itu sangat sensitif, halus seperti benang sutra, jadi harus
benar-benar saling percaya satu dengan yang lain (trust each other),
kalau tidak maka bisa pusing kepala. Bertengkar sebenarnya normal, namun kalau
saban hari bertengkar, maka perlu dipertanyakan? Jangan-jangan pilihan anda
keliru. Pekerjaan anda akan kacau, tidak konsentrasi, hanya mengurus perdamaian
akibat pertengkaran itu. Sangat memusingkan.
8. Masih
lirik orang lain
Orang yang berpacaran
juga banyak menghadapi godaan, apalagi mereka yang pacarannya long distance atau
jarak jauh. Kadang komunikasinya ngak lancar, apalagi adanya perbedaan waktu.
Itu sebabnya kalau mereka yang pacarannya long distance, apabila tidak
tahan melawan godaan maka mereka bakal buyar di tengah jalan. Mengapa? Sebab
diwaktu kesendirian, ada lirikan sana-sini.. Apabila tidak hati-hati maka sang
pacar segera diserobot orang lain. Alhasil gigit jari. Kalau pepatah Tiongkok
bilangnya “Pelihara Ayam, menjadi Burung. , ia terbang menuju ke pangkuan orang
lain.”
9. Berfoya
foya
Gengsi merupakan kelemahan
yang sering terjadi pada masa pacaran. Apalagi pada saat-saat perjuangan untuk
menarik perhatian sang pacar. Banyak sekali yang rela dikorbankan demi
mendapatkannya. Oleh sebab itu, berapapun biaya yang diperlukan, baik
makan-makan di restoran, tamasya, hadiah, atau menonton film yang mahal tidak
menjadi soal. Padahal sebelumnya orang tersebut terkenal pelit sekali, tetapi
berhadapan dengan sang pacar dan keluarganya ia menjadi Knock Out (KO), berubah
menjadi sangat royal. Ntar yang terjadi, rekening kredit card menjadi
membengkak, atau dompet seperti bolong.
10. Lupa
diri Pada waktu berpacaran
seseorang dapat lupa diri, dunia dipikir hanya milik berdua sehingga tidak mau
perduli dengan keadaan sekitar, yang penting mereka menikmati kesenangan. Yang
sangat parah adalah apabila yang lagi pacaran itu tidak menyadari bahwa mereka
sedang pacaran, mereka berpikir bahwa mereka telah menikah. Lupa diri,
mengerikan sih!! Hati-hati loh ya, anda ngak lupa diri kan???
Saran
saya buat” teman-teman yang sekarang lagi pacaran atau yang akan menjalin
hubungan… jangan sampe menjadi pemilik salah satu atau bahkan lebih banyak
kesepuluh sifat di atas….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar