CINTA SEJATI
BUKAN SEKADAR OMONG KOSONG
Tatkala Pangeran Charles menikah dengan Diana Spencer, wow
televisi, koran, radio serta majalah meyiarkan berita ini terus-menerus
jauh-jauh hari. Ada sepasang insan yang "agung" hendak menikah, seorang
pangeran yang tampan, wanitanya cantik, apalagi yang kurang?. Dunia cukup gempar dengan
berita ini, banyak sekali wanita mengikuti mode rambut si Diana. Namun ada hal
yang kurang dari mereka yang akhirnya kita ketahui perkawiannya
berakhir dengan tragis, yakni CINTA. Cinta yang sejati bukan sekadar kemewahan,
kecantikan , dan harta kekayaan, namun lebih dari pada itu.
Perkawinan putra mahkota Jepang Narohito dengan putri Masako Owada 9
Juni 1993 juga cukup mendapat perhatian kalangan media masa, baik itu televisi
maupun Surat-kabar. Yang menarik adalah, pakaian pengantin yang dikenakan
oleh mempelai wanita itu, bukan hanya karena keanggunannya saja tetapi
juga beratnya 12 Kg. Dengan pakaian seberat itu sang mempelai wanita masih
tersenyum penuh suka-cita. Mengapa demikian? Jawabannya yang paling jitu adalah
karena adanya "Cinta". Cinta dua insan manusia, telah melupakan
berat pakaian yang 12 Kg itu, walaupun saat ini kita tidak tahu lagi bagaimana
keadaan kelanjutan cintanya.
Terlalu banyak orang mengobral kata "Cinta", namun
berapa banyak orang yang tahu apa maknanya? Bagaimana Cinta sejati itu?. Bahasa
Yunani mempunyai tiga ungkapan kata "Cinta"
1. Cinta
Philia (Cinta Persahabatan)
Andrew mengasihi istrinya, setiap hari pulang dari kantor ia
selalu membeli makanan enak untuk isterinya. Tujuannya supaya istrinya merasa senang.
Jadi "Cinta" yang dipraktekkan Andrew adalah Cinta dengan penekanan "supaya".
Supaya senang maka dibeliin makanan enak, atau supaya suka-cita dibelikan baju
baru atau oleh-oleh lainnya.
2. Cinta
Eros (Cinta Asmara)
Susy cinta banget pada Roy karena dia pemuda yang tampan, sudah
satu minggu mereka berpisah, karena Roy ada tugas kerja ke luar kota, Susy
merasa rindu sekali. Cintanya Susy di sini menunjuk pada penekanan .karena.,
"karena. tampan maka Susi cinta, nah kalau suatu hari Roy tidak
tampan lagi, kita tidak tahu lagi apakah Susy masih cinta pada Roy, mungkin
cintanya beralih pada Bob atau yang lainnya.
3. Cinta
Agape (Cinta Allah)
Cinta yang ingin memberikan yang terbaik buat orang lain. Tidak memandang
siapa orangnya, walau sekalipun orang tersebut tidak mengasihi kita. Cinta
inilah yang kita sebut Cinta dari Allah, Cinta yang "walaupun."
Cinta yang tidak menuntut syarat, mencintai karena memang cinta, tidak ada
embel-ebelnya. (Unconditional love). Cinta yang walaupun orang tersebut
menyakiti hati kita, tidak ada pamrihnya.
Cinta model mana yang anda miliki saat ini? Saya coba memaparkan
tiga tuntutan Cinta yang harus dimiliki oleh seorang manusia, terus terang
saja, sesungguhnya cinta manusia tidak ada yang sejati, hanay sebatas orang itu
hidup; namun kita coba melihat sebatas kemampuan kita terhadap cinta sejati itu.
v CINTA
SEJATI MEMBUTUHKAN KESETIAAN
Kesetiaan itu tidak dapat dibuat-buat, ia akan berjalan dan teruji
bersamaan dengan waktu. Kesetiaan juga tidak memerlukan pengawasan, artinya
seorang wanita atau pria tidak perlu secara khusus membayar satpam untuk
memata-matai pacarnya. Kesetiaan itu hanya dimiliki oleh orang yang sungguh-sungguh
mencintai, tentunya di dalam hal pacaran kesetiaan yang dibutuhkan hanya kepada
satu orang tidak boleh lebih.
DR. Esther Lo Wu, seorang dosen tamu kami sewaktu mengajar pernah
mengatakan bahwa ada tiga syarat yang harus dipenuhi tatkala seorang pria mau
melamar anak perempuannya. Pertama, dia harus mengasihi Tuhan. selain mengasihi
Tuhan dia juga harus mengasihi calon isterinya, sebab apa gunanya orang itu
cinta Tuhan tetapi tidak mencintai kita. Yang ketiga dia harus "ABC",
American Born Chinese
Kesetiaan di dalam cinta sejati bahkan menembus ras, walaupun biasanya
orang tua sering merasa tidak senang akan hal ini, namun yang paling penting
adalah tanggung jawab dan kesetiaan. Idealnya sih yang dituntut oleh umum agar
memilih pacar itu pilihlah yang warna kulitnya ada kemiripan. Namun kenyataan
di lapangan berbeda, kadang lingkungan juga sangat menentukan.
v CINTA
SEJATI MEBUTUHKAN PENGORBANAN
Konsep pengorbanan seseorang biasanya sangat bersifat
materialistic, artinya ketika saya berkorban, saya harus mendapatkan imbal
bakliknya. Tidak ada orang yang mau berkorban lalu mendapatkan kesia-siaan.
Demikian juga dengan pacar, hendaknya dari pengorbanan yang ada, sang pacar
harus setia dan tetap mengasihi, kalau tidak ada imbalan itu, maka pacaran itu
bakal buyar. Cinta yang sejati bukan hanya pada waktu menonton bersama,
tertawa, hurahura, tetapi pada waktu susah dan mengalami kesulitan.
v CINTA
MEMBUTUHKAN PENERIMAAN APA ADANYA
Tuntutan yang sangat perfek terhadap pasangannya juga dapat mengakibatkan
bahwa pacaran itu menjadi suatu tekanan, walaupun sesungguhnya kita berharap pacar
kita itu harus orang yang baik, semua itu ada waktunya. Dengan kata lain
dibutuhkan kesabaran, sehingga pada saat ini kita dapat menerima pasangan kita
apa adanya.
Seorang cewek pasti berharap kalau sang pacarnya akan menjadi
lebih baik dari saat ini, perubahan itu harus terasa dan nyata, demikian juga sebaliknya.
Kalau masalah penampilan (kecantikan), kekayaan itu adalah masuk urutan yang ke
dua bahkan ke tiga atau tidak dipersoalkan. Yang penting penerimaan yang apa
adanya. Nah kalau tidak ada kesetiaan untuk menerima pasangan apa adanya, tentu
sulit untuk melanjutkan tingkat pacaran ini menuju pernikahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar