Rabu, 28 Maret 2012

Page 8


Step 8
Seraut wajah ayu tampak jelas diterangi oleh nyala api di ujung lilin hijau. Nyala api itu tidak seperti biasa, mempunyai warna hijau uranium yang makin lama makin cerah, indah sekali. Sinar itu mempercantik seraut wajah berpotongan rambut pendek, cepak. Seperti potongan rambut lelaki. Gadis pemilik lilin hijau itu bertubuh tinggi, sintal, punya daya pikat besar pada bentuk sexy bagian-bagian tertentu, seperti dada yang sekal dan membusung padat, serta bokong yang gempal dengan pinggulnya yang berayun-ayun ketika berjalan seperti ingin mengelilingi Bosnan. Semakin dekat semakin jelas rupa dan potongan tubuh gadis muda berpakaian bra terusan warna hitam, panjangnya hanya sampai separuh paha kurang. Tali bra sangat kecil dan berleher rendah, sehingga membentuk sepasang bukitnya terlihat sebagian juga membayang di balik kain tipis bra hitam itu. Kontras sekali dengan warna kulitnya yang putih mulus.
“Apakah kau bersedia membantuku, supaya aku bersedia membantumu juga, Bosnan.?!” tegur gadis yang belum dikenalnya, tapi sudah tahu nama Bosnan. Ia berhenti pada jarak 5 meter sehingga gerak bibir sensualnya saat bicara dapat terlihat jelas oleh mata Bosnan. Menggiurkan sekali bibir itu saat bicara dan menyunggingkan senyum tipis.
“Aku... aku terjebak dalam kegelapan ini. Aku tak tahu sedang berada dimana. Tapi... tapi seandainya kau mau membantuku, akupun akan membantu kesulitanmu sebagai balasannya, Nona. Hmm... terus terang, aku belum mengenal siapa dirimu, Nona.”
“Lilu....,” jawabnya agak parau tapi diiringi senyum tipis lagi. Kali ini senyum tipis itu terkesan sangat bersahabat.
“Lilu...? itukah namamu.?!”
“ya, memang Lilu adalah namaku. Kau belum mengenalku, tapi aku sudah mengenalmu sejak kau memungut benda itu, Bosnan.”
 “Maksudmu benda...”
“Aku harus membebaskan dirimu dari kegelapan!” sahut Lilu dengan tegas, kemudian lilin hijau itu dilempar ke atas, seperti dibuang ke belakang. Wuuut....! nyala apinya menjadi besar sekali dalam satu sentakan cahaya yang melebar terang, sangat terang dang sangat menyilaukan mata Bosnan seperti pertama kali. Wuuuubs...!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar