Selasa, 20 Maret 2012

Permaina Iblis 7 (jilid 2)


“Ada dimana aku ini sebenarnya? Gawat! Kenapa sampai bisa begini nasibku? Kotak permainannya itu ternyata memiliki kekuatan ghaib yang... benar-benar menjadi kenyataan dan baru kali ini kualami kemisteriusannya. Oohh, kepada siapa aku harus meminta bantuan jika berada dalam kegelapan begini? Langkahku kembali ke kursi tadi, tapi toh tak kutemukan meja dan kursiku yang tadi?! Aku seperti berada di tempat yang lapang beralaskan permadani yang empuk. Tempat apa ini sebenarnya?” sambil kaki Bosnan meraba-raba permukaan lantai yang dipijaknya. Masih berbulu halus dan lembut.
Ia berdiri dengan bergerak memutar perlahan-lahan, mencoba melebarkan mata utnuk menangkap bayangan. Tapi sampai dua kali memutar tak ada bayangan atau berkas sinar apapun yang dilihatnya. Maka iapun memutuskan untuk duduk di tempat tersebut, menunggu perkembangan yang terjadi. Kakinya terasa pegal sekali, seperti habis melakukan perjalanan jauh, sehingga ia butuh isterahat dengan duduk di lantai berbulu halus itu. Namun sebelum ia meletakkan pantatnya di lantai itu, tiba-tiba ia mendengar suara seperti ranting patah diinjak oleh seseorang.
Krek..! dengan cepat ia berpaling ke arah datangnya suara tersebut. Hatinya berdebar kuat penuh harap, karena pada saat itu dia mulai melihat setitik sinar di kejauhan sana. Seperti seseorang yang menyalakan korek api dengan nyala apinya yang kecil. Bosnan menjadi girang bercampur tegang, karena kini ia bisa melihat setitik api di kejauhan sana. Api itu mendekatinya perlahan-lahan. Bosnan bersiap-siap melakukan sesuatu untuk menyelamatkan diri jika api tersebut membahayakannya. Tapi ia sengaja tak menjauhi api tersebut. Ia sengaja menunggu sampai api tersebut lebih dekat dengannya, lebih jelas lagi apa gerangan yang bisa membuat api itu mendekat padanya.
“Ooh, wajah itu,,,?! Astaga.... seorang gadis cantik rupanya?!” Bosnan bergumam dalam hati dengan detak jantung makin menyentak. Pandangan matanya kini semakin jelas, semakin normal kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar